Selasa, 01 Januari 2019

Acara Qiscus Techtalk di JDV

Alhamdulillah, pada Rabu 26 Desember lalu saya berkesempatan mengikuti acara di JDV. Tema yang diangkat adalah Backend. Ada 3 (tiga) narasumber, dari AccelByte, Qiscus dan Bukalapak.

Awal acara diisi oleh mas yang dari AccelByte, beliau memberikan materi tentang Redis sebagai database. Kemudian dilanjutkan oleh mas dari Bukalapak yang memberikan materi tentang bagaimana beliau belajar dunia Backend melalui yang dinamakan Unit Test. Terakhir diisi oleh mas yang dari Qiscus yang memberikan materi Elixir yang merupakan bahasa pemrograman fungsional dengan berbagai kelebihannya.

Pengalaman yang keren bagi saya tentu saja, bisa mendapatkan hal baru dan memberikan semangat untuk selalu belajar.

Terimakasih..

Sabtu, 15 Desember 2018

Workshop Kepenulisan yang keren

Ketika itu ada acara Workshop Kepenulisan yang pembicara dan yang mengadakan adalah mereka dari Gradienmediatama.

Pembicaranya ada mas Genta Kiswara, Syahid Muhammad, dan 2 orang lainnya yang saya sudah agak lupa namanya. Juga ada musisi mas (?).

Yang paling menarik dari acara tersebut adalah saat dimana kita semua mengikuti cara-cara yang diberikan oleh mas Syahid Muhammad untuk bisa menuliskan apa saja yang ada di sekitar kita atau apa yang kita rasakan, yang kita pernah alami, atau dari berbagai sumber lainnya.

Kita diminta untuk saling berpartner dengan orang yang belum dikenali ketika mengikuti sesi workshop. Dengan partner yang belum benar-benar dikenali tersebut kita saling bercerita dan saling memberikan masukan yang membangun atas apa yang sudah kita ceritakan. Umumnya adalah keinginan atau kendala. Dengan tidak saling kenal ini, menurutku kita bisa saling bercerita dengan lebih terbuka, karena tidak ada (kecilnya) perasaan-perasaan lain yang bisa saja menjangkiti ketika dengan seorang yang sudah dikenali.

Dalam bercerita jadi lebih bisa mengalir dan lebih banyak kejujuran bisa disampaikan. Hal tersebut selain menjadikan kita semua bisa membuat suatu karya berupa tulisan juga berimbas baik terhadap jiwa (saya rasa) yang memang membutuhkan saling memberikan dukungan dan tempat untuk bercerita. Bercerita dengan cara yang sehat.

Hmm.. demikian dulu tulisan saya, jika ada masukan mohon kiranya bisa disampaikan. Semoga bermanfaat ya.