Senin, 02 Juli 2018
Mendengarkan Cerita dari Mahasiswa IT India
Dua hari yang lalu, sabtu 30 Juni 2018 saya berkesempatan mengikuti sebuah kegiatan di kampus. Dari mulai jam 13.30 kira-kira saya tiba di ruangan, acaranya sudah dimulai dan pembicara utamanya sudah memulai dengan memperkenalkan dirinya.
Acaranya diisi oleh seorang mahasiswa dari India, jurusan IT, semester akhir, yang punya minat di bidang web development dan APIs. Nama panggilannya Amit. Dia sudah magang diberbagai tempat, dan saat ini berkesempatan magang/internship di Indonesia.
Dia mengikuti program dari AIESEC.
Dari penjelasannya yang menggunakan bahasa inggris itu, tidak banyak yang bisa saya tangkap, tentu karena keterbatasan saya sendiri. Malah yang lebih banyak memberikan informasi bagi saya adalah dari Slide presentasi yang dia bawakan. Beberapa diantaranya adalah (menurut saya), dia ini belajarnya fokus dari hal-hal dasar dan yang berkaitan dengan apa yang benar-benar dia minati. Misalkan dia senang bidang web development, dia fokus mempelajari teknologi-teknologi yang berkaitan dengan bidang tersebut.
Dari penjabaran di slide yang dia bawakan, beliau cukup menguasai Bootstrap, PHP, maupun CMS seperti Wordpress dan Magento.
Beberapa karya yang dia tunjukkan juga merupan web-web yang dia buat dengan teknologi-teknologi tersebut.
Dari kenyataan tersebut, saya sendiri yang kurang fokus dalam belajar ini bisa lebih yakin bahwa hal-hal yang sederhana namun fokus kita pelajari akan lebih bisa menjadi hasil yang lebih baik nantinya. Tentu diiringi dengan ketekunan dalam belajar.
Masih banyak hal-hal yang bisa kita contoh dari mas Amit ini tentunya. Kita sebagai mahasiswa IT Indonesia, jangan mau kalah.
Sekian tulisan ini, terimakasih.
Panji S.
Kamis, 07 Juni 2018
Mengikuti Event di JDV (Developer Circle Yogyakarta Meetup 10 | Special Ramadhan Event)
Hai, selamat datang di Blog saya buat anda yang belum pernah berkunjung.
Kemarin Rabu, 6 Juni 2018 saya berkesempatan bisa hadir di event yang menghadirkan 2 pembicara yang berlokasi di Jogja Digital Valley.
Hal yang menarik yang aku dapet adalah, materi yang dibawakan oleh mas Jasoet mengenai Scrum yang diterapkan di tempatnya bekerja (Go-Pay (Go-Jek Group)).
Beliau menyampaikan bagaimana Scrum diterapkan di Go-Pay, dengan penyesuaian-penyesuaian. Jadi tidak secara keseluruhan Scrum diterapkan.
Pesan dari Mas Jasoet, yang baik untuk diterapkan dari Scrum ambil saja, terapkan saja. Namun tidak mesti harus semua diambil.
Contohnya adalah, adanya pertemuan harian dengan cara berdiri yang menurut beliau baik untuk diterapkan.
Beliau juga menjelaskan bahwa di Go-Pay, diterapkan Pair Programming. Jadi 1 job (coding) dikerjakan tidak hanya 1 orang saja. Dengan Pair Programming, menurut beliau akan ada banyak keuntungannya.
Dari materi yang beliau sampaikan, saya sendiri jadi sedikit lebih mengerti tentang seperti apa lingkungan kerja Software Development. Ditambah dengan pertanyaan-pertanyaan yang mendukung materi yang telah disampaikan.
Demikian tulisan berbagi ini, semoga bermanfaat..
Langganan:
Postingan (Atom)
